Keamanan

Tangisan selubungi alam
Kisah manusia yg terluka
Terhina di bumi sendiri
Kifarah terbiar dari Ilahi
Hilang segala apa yg dibina
Kehancuran memusnah melata
Kehidupan insan tak bermaya
Dengan air mata
Sukar bertukar duka
Cahya harapan berubah gelita
Kepayahan hidup yg amat sengsara
Keamanan, Kedamaian, Keharmonian
Dan Kasih sayang
Harapan dalam kehidupan
Setiap insan
(Kasih sayang sesama insan)
Hulurkan bantuan
Kepada yang memerlukan
Perhatian dan Pembelaan
Belah kasihan
Semaikan benih keimanan
Agar ia tumbuh subur
Memayungi kita
Sinar dan harapan
Pasti kan tiba
Menerangi hidup diri kita
Memerlukan pengorbanan semua
Masa hadapan yg kita impikan
Dunia yg penuh ceria
Hidup aman sentosa
Bahagia
Keamanan, Kedamaian, Keharmonian
Dan Kasih sayang
Harapan dalam kehidupan
Setiap insan
Hulurkan bantuan
Kepada yg memerlukan
Perhatian dan Pembelaan
Belah kasihan
Hentikan sengketa
Hilangkanlah penderitaan
Kita sesama manusia
Bersaudara
Alhamdulillah kita diberi kurnia nikmat keamanan dan kedamaian hidup,tapi janganlah kita lalai dengan keamanan yang kita punyai.Janganlah hanya mengejar dunia tanpa ada taqarub kepada ALLAH.Saudara seMUSLIM kita yang sama pegangannya di bawah satu aqidah yang suci sedang menghadapi kesengsaraan dek kekejaman si binatang la'anatullah yahudi.Mampukah kita melawan tentera-tentera musuh ALLAH sedangkan penyakita wahan yang dinyatakan Rasullah S.A.W masih kuat dalam diri kita?Mampukah kita seluruh umat ISLAM ini mengalahkan dan mengusir yahudi dari bumi Palestin sekiranya kita masih lalai dengan segala ni'mat kesenangan dunia?

Akan datang masa di mana kamu diperebutkan oleh bangsa-bangsa lain sebagaimana orang-orang berebut melahap isi mangkuk." Para sahabat bertanya, "Apakah saat itu jumlah kami sedikit ya Rasulallah?" Rasulullah bersabda, "Tidak, bahkan saat itu jumlahmu sangat banyak, tetapi seperti buih di lautan karena kamu tertimpa penyakit 'wahn'." Sahabat bertanya, "Apakah penyakit "wahn" itu ya Rasulallah?" Beliau menjawab, "Penyakit "wahn" itu adalah terlalu cinta dunia dan takut mati."


Post a Comment